Friday, February 24, 2012

Kebenaran selalu tewas berbanding Pendebat yang Hebat



Kebenaran selalu tewas berbanding Pendebat yang Hebat.

Pendebat pertama, dengan lantangnya dia berbicara, kata yang keluar dari bibirnya seakan air sungai yang mengalir. Amboi, segaknya dia dengan dompetnya yang tebal. Bukan itu sahaja, dia pandai membuatkan ramai yang tersenyum dan ketawa. Dia punya persona diri yang tinggi. Berkerumunlah manusia mendengar hujah si 'Pendebat Hebat'.

Pendebat kedua, mulutnya bagai berisi mutiara, seorang yang miskin. Kadang-kadang pertuturannya tidak lancar. Dia nampak sombong.

Hakikat Si Pendebat Hebat, ilmu kontang tapi hujahnya... wah, pung pang pung pang! hujah yang dibina daripada fitnah, penyembunyian hakikat, penyembunyian hak, penyembunyian bukti dan fakta yang diputar-belit dan dimanipulasi. Dia beli kepercayaan dengan duit, keyakinan, pengaruh, persona dan gurau-sendanya. Tahukah orang yang dia pakai topeng? Dia tegakkan kebatilan dengan matlamat songsang, berpaksi kepada keuntungan dan kepentingan diri dan sekutunya.

Hakikat kebenaran, dibunuh oleh duit, pangkat, dan diracun oleh si pendebat durjana. Kebenaran boleh dibeli dengan duit dan disorok jauh dalam pasak bumi; dan hak si miskin terus tidak terbela.  Bukan senang, kebenaran untuk didirikan, kadangkala bukan si pendebat kedua salah, tapi belum cukup ilham untuk berhujah hebat. Kesempatan itu digunakan si Pendebat Hebat untuk menikam lawannya habis-habisan. Adat pertarungan, yang menang mendapat sanjungan dan yang kalah dipandang benci. Hakikatnya, pengaruh dan persona banyak memainkan peranan dalam pertarungan.

Penonton dalam pertarungan. Masyarakat. Orang Ramai. Terus dihujani dengan kepalsuan dalam dunia penuh fitnah. Bertindak untuk mempercayai yang disukai, bukan mempercayai yang hakikat. Bagaimana ingin percaya pada hakikat kalau disorok? Jika pendebat tidak bergaul cukup mesra dengan masyarakat, terus dicop sebagai yang salah.

Kadangkala, sombong bukan hakikatnya; hanya mulut tak mahu berkata dusta, melempar fitnah, mengutuk yang lain, cukuplah berkata apa yang penting.

Thursday, August 4, 2011

Makkah's Live Channel

I think this is new. Actually, this channel was I think the one that most frequently opened every time we got the chance to relax in our hotel after the prayers in Masjidil Haram in Makkah and Masjidil Nabawi in Madinah. Alhamdulillah, this channel has been already put up on youtube. Makkah's Live Channel will be a place to go when you miss Kaabah, Masjidil Haram and feeling that you want to go there once again. This channel is truly one of the greatest gift to every muslim in the world adding up to the fact that this channel was launched on youtube in ramadhan. May Allah saves the best place in heaven for one/s that put up good efforts on putting this channel on youtube.

For Makkah's Live Channel, click here : http://www.youtube.com/makkahlive


taken during my visit to Two Holy Mosques Architecture Exhibition in Makkah


Saturday, July 30, 2011

Welcome Ramadhan

31/7,
just got back from kampung and continuing posting postponed post.

Bukit Magnet, Madinah

went for umrah from 4-15 July 2011. it was the greatest moment in my life. truly.
very adventurous. sadly, i left mekah without my handphone and my voice (had batuk-batuk and selsema, suara hilang).

UMRAH. epic.
.Alhamdulillah.

Blog Archive